RIYADH (Arrahmah.com) – Seorang pangeran Saudi telah menggambarkan pengusaha AS, Donald Trump, yang dalam satu pekan terakhir menjadi topik utama di berbagai media internasional, sebagai “aib untuk Amerika”.
Pangeran Alwaleed bin Talal menulis di akun Twitter-nya bahwa Trump harus menyerah terhadap ambisinya menjadi presiden AS karena ia tidak akan pernah menang, ujar laporan BBC pada Sabtu (12/12/2015).
Komentarnya datang terkait dengan seruan Trump untuk melarang Muslim memasuki Amerika serikat untuk alasan keamanan.
“Kamu adalah aib tidak hanya untuk GOP (Partai Republik) tetapi untuk seluruh Amerika,” kicau Pangeran Alwaleed diTwitter.
“Mundur dari pemilihan presiden AS karena Anda tidak akan menang,” lanjutnya.
Donald Trump tidak tinggal diam dan merespon kicauan tersebut dengan menuduh pangeran Saudi tersebut berupaya menggunakan “uang ayahnya” untuk mengontrol politisi AS.
“Itu tidak akan terjadi, ketika saya terpilih,” ujar Trump.
Trump, yang berniat ikut serta dalam pemilihan presiden 2016 mendatang, telah mendapat banyak kritikan keras sejak ia menyeru AS untuk melarang Muslim memasuki negara tersebut.
Salah satu contoh, pada Kamis lalu, Damac Properti, perusahaan Dubai, menghapus nama dan foto Donald Trump dari propertinya.
Pangeran Alwaleed bin Talal menulis di akun Twitter-nya bahwa Trump harus menyerah terhadap ambisinya menjadi presiden AS karena ia tidak akan pernah menang, ujar laporan BBC pada Sabtu (12/12/2015).
Komentarnya datang terkait dengan seruan Trump untuk melarang Muslim memasuki Amerika serikat untuk alasan keamanan.
“Kamu adalah aib tidak hanya untuk GOP (Partai Republik) tetapi untuk seluruh Amerika,” kicau Pangeran Alwaleed diTwitter.
“Mundur dari pemilihan presiden AS karena Anda tidak akan menang,” lanjutnya.
Donald Trump tidak tinggal diam dan merespon kicauan tersebut dengan menuduh pangeran Saudi tersebut berupaya menggunakan “uang ayahnya” untuk mengontrol politisi AS.
“Itu tidak akan terjadi, ketika saya terpilih,” ujar Trump.
Trump, yang berniat ikut serta dalam pemilihan presiden 2016 mendatang, telah mendapat banyak kritikan keras sejak ia menyeru AS untuk melarang Muslim memasuki negara tersebut.
Salah satu contoh, pada Kamis lalu, Damac Properti, perusahaan Dubai, menghapus nama dan foto Donald Trump dari propertinya.

tidak seharusnya calon pemimpin seperti itu
BalasHapusperkataan dari Donald Trump tidak pantas untuk di ucapkan karena mangandung unsur sara
BalasHapusBanyak sekali yang menghujat donald karena pidato nya yang tidak patut dibicarakan
BalasHapusMemang jika donald trump terus2an seperti ini, ia pasti tidak akan menang
BalasHapusMalah akan menjelek-jelekan nama dan negara jika donald semakin banyak bicara
BalasHapus