Nama : Hilmy Yuarifki
Nim : 15.E1.0079
Dosen Pembimbing : Gregorious Daru Wijoyoko
Toleransi Antar Umat Beragama Di Bali Patut Ditiru
Bali sering disebut dengan Pulau Dewata atau Pulau Seribu Pura. Pulau yang mayoritas penduduknya memeluk agama Hindu yaitu hampir 90%. Sisanya penganut agama selain Hindu, seperti Islam, Kristen, dan Budha. Dan jumlah penganut agama Islam adalah terbesar kedua setelah Hindu di Bali.
Toleransi antarumat beragama di Bali tergolong tinggi. Sangat jarang terdengar adanya bentrok antar agama di Pulau Dewata ini. Semua masyarakatnya hidup dengan damai walaupun memiliki adat daerah yang berbeda-beda. Dalam ajaran Hindu ada asas Tat Twam Asi yang berarti aku adalah kamu dan kamu adalah aku. Masyarakat Hindu tetap menghormati umat Muslim yang sedang berpuasa. Tidak hanya umat Hindu, masyarakat Bali yang beragama Kristen, Katolik, maupun Budha juga menghormati umat Muslim yang berpuasa. Begitupun sebaliknya, masyarakat Muslim juga menghormati pemeluk agama lain yang tidak berpuasa dengan tidak memrotes pemeluk agama lain yang makan dan minum.
Tidak sedikit mesjid yang letaknya berdampingan dengan pura, gereja, ataupun wihara. Walaupun demikian, kerukunan antarumat beragama tetap terjalin baik di Bali. Terlebih lagi saat puasa, contoh lainnya adalah perayaan Hari Raya Nyepi pada Maret lalu yang bertepatan pada hari Jumat, dimana umat Muslim wajib menunaikan ibadah sholat Jumat. Umat Muslim tetap diijinkan menjalankan kewajibannya ke mesjid, bahkan dikawal oleh para pecalang adat. Umat Muslimpun juga menghormati umat Hindu yang sedang menjalankan Catur Brata Penyepian dengan tidak menggunakan pengeras suara di mesjid.
Seandainya toleransi ini tercipta di seluruh daerah di Indonesia, bisa dibayangkan kedamaian bangsa kita. Bali dengan mayoritas umat Hindunya akan tetap menjaga kerukunan dan toleransi antar umat beragama. Tidak ada lagi gesekan gesekan antar suku dan golongan yang kerap terjadi di beberapa daerah di nusantara
Read more at http://www.wisatabaliaga.com/blog/toleransi-antar-umat-beragama-di-bali-patut-ditiru/#d4XgbkQ6T4HmtJDx.99
Semoga hal tersebut bisa di aplikasikan dalam kehidupan sehari hari
BalasHapusSemoga tidak hanya dibali saja toleransi seperti ini...kota* lain di Indonesia juga harus seperti itu
BalasHapusSemoga toleransi yang ada di bali terjadi d seluruh indonesia
BalasHapusBali membuktikan bahwa toleransi bisa dilakukan dengan mudah, semoga kota lain mengikuti sikap ketoleransian di Bali
BalasHapusartikel yang membangun toleransi antar umat baragama dengan mengambil contoh Bali
BalasHapusbagus sekali
Artikel yang sangat bagus
BalasHapusSaya sering dengar kalau umat muslim bali sangat menghargai perayaan Hari Raya Nyepi
BalasHapusSaya sering dengar kalau umat muslim bali sangat menghargai perayaan Hari Raya Nyepi
BalasHapustoleransi yang ada di Bali sangatlah baik
BalasHapusTernyata di bali selain budayanya yang kuat juga rasa toleransinya sangat kuat
BalasHapus